ketika masih kelas 2 MIN Tala,,disupport oleh wali kelas dan temannya
umurnya baru 7 thn lebih belum genap 8 tahun
dan ini pertama kali hasan mengikuti lomba karena diajak oleh kai Haji Suri padahal hasan belum pernah ikut lomba apapun belum berpengalaman apapun
tapi kai Haji Suri tetap mau memberikan kesempatan pada Hasan yang menjadi jalan pembuka untuk Hasan selanjutnya.
moment ini sulit terlupakan karena penuh perjuangan.
Yang mengejutkan bagi kami adalah kami mengira bahwa ini hanya lomba Hifzhil Qur’an tetapi ternyata untuk kategori lomba ini adalah 1 juz + tilawah artinya sebelum hasan menjawab pertanyaan dari dewan hakim maka terlebih dahulu hasan mengaji tilawah dengan maqra ayat yang ditentukan oleh panitia. Mengaji tilawah bukanlah hal yang bisa dipelajari dalam waktu singkat sehari dua hari,, banyak hal yang perlu diasah mulai dari pernafasan hingga nada dan jenis lagu.
Hasan tampil terakhir, melihat saingannya semua sudah mahir mengaji tilawah, hasan kecilku hancur kepercayaan dirinya dia berlari padaku menangis dipangkuanku, basah airmatanya. makin lama makin keras tangisnya, terisak dan semakin terisak..
Mama mana yang tak hancur dan terluka melihat anaknya menangis
aku : hasan sayang kenapa ?
Hasan : Hasan takut,, Hasan tidak bisa tilawah, mama kita pulang aja, hasan tidak mau lomba..
untuk beberapa saat hasan kecilku menangis,,
kupeluk dan ku dekap dengan erat
Aku : tidak apa2 sayang,, kalau hasan tidak mau ikut lomba, kita pulang sayang.. mama sayang hasan, mama tdk ingin hasan menangis..sayang anak mama, sayang anak mama, sayang anak mama, ku cium dan ku peluk erat anakku

abah hasan datang menghampiri,,mencoba menenangkan
hasan tetap menangis,,tak kulepas hasan kecilku dari pelukanku.. ketika dia mulai tenang, hasan kecilku bertanya ” mama tidak marah kalau hasan batal ikut lomba”
“tidak sayang,, mama sayang hasan”
hasan yang basah dengan airmata dengan suara yang sesenggukan,,mulai menyapu airmatanya
aku : “ayoo hasan sebelum pulang,,kita ke kamar mandi, kita berwudhu dulu ya sayang”
Abah hasan : ayoo sini biar abah gendong ke belakang
hasan dan abah pun berlalu ke belakang,,
beberapa menit kemudian hasan sudah kembali
Aku “sudah berwudhu nya sayang?”
Hasan “iya ma”
Aku “ayoo kita pulang”
Hasan ” tidak ma,, Hasan mau ikut lomba, doakan hasan bisa menjawab pertanyaan dewan hakim dan bisa sedikit tilawah ya ma”
Aku ” jangan dipaksa sayang,, mama tdk apa2 kalau hsan tidak mau”
Hasan : Hasan mau,, tapi peluk hasan terus ya ma, sampai hasan dipanggil kedepan
Aku: sayang anak mama,, ku peluk hasan dengan erat se erat eratnya…
Dan ketika tiba giliran hasan, Alhamdulillah hasan bisa menjawab semua pertanyaan dewan hakim,, begitu selesai tampil banyak yang berebut mencium hasan, karena dia peserta termuda,,yang lain rata2 umurnya 15 tahun dan mereka sdh matang. terimakasih kai Haji suri, terimakasih bu Rizka Ayzamie

ini moment pertama kali hasan mengikuti lomba MTQ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.